Windows 11 yang dirilis sebagai penerus Windows 10 membawa banyak harapan berkat tampilannya yang modern serta fitur berbasis kecerdasan buatan. Namun seiring bertambahnya pengguna, semakin banyak pula keluhan yang muncul terkait performa, bug, dan stabilitas. Berbagai forum teknologi hingga media internasional kini ramai membahas masalah yang dialami sistem operasi terbaru ini.
Banyak pengguna mengeluhkan performa yang tidak konsisten, crash pada aplikasi bawaan, serta masalah kompatibilitas perangkat. Hal ini menjadikan pembaruan sistem semakin penting sebagai langkah mitigasi.
Windows 11 dikenal lebih berat dibandingkan Windows 10, terutama pada perangkat dengan spesifikasi standar.
Aplikasi terasa lebih lambat saat dibuka
Konsumsi RAM meningkat tanpa alasan
Banyak proses background berjalan otomatis
Laptop lebih cepat panas ketika membuka banyak aplikasi
Beberapa update Windows membawa masalah baru yang tidak terduga.
Taskbar hilang atau tidak merespons
File Explorer crash mendadak
Start menu tidak mau terbuka
Driver WiFi atau audio mati setelah update
Persyaratan modern seperti TPM 2.0 membuat banyak perangkat tidak sepenuhnya optimal menjalankan Windows 11.
Proses booting lambat
Driver tidak stabil
Performa CPU menurun akibat penyesuaian keamanan
Dengan semakin banyaknya laporan bug, Microsoft kini merilis lebih banyak update yang berfokus pada stabilitas.
Menutup celah keamanan
Mengoptimalkan performa
Memperbaiki bug kritis
Menstabilkan aplikasi bawaan
Windows 11 membawa fitur AI seperti Copilot yang menuntut kestabilan tinggi.
Mengonsumsi resource besar
Membutuhkan internet stabil
Risiko error saat sinkronisasi cloud
Bug kecil saja bisa mengganggu workflow pengguna yang mengandalkan laptop setiap hari.
Aplikasi tiba-tiba tidak merespons
Rendering dan komputasi melambat
File sementara hilang saat crash
Baterai cepat habis
Bagi perusahaan, error pada sistem operasi bisa mendatangkan kerugian.
Downtime operasional
Data tidak sinkron
Masalah keamanan meningkat
Pengeluaran untuk troubleshooting
Update bukan hanya soal fitur baru, tetapi merupakan bagian penting dari pemeliharaan sistem.
Aktifkan Windows Update
Restart setelah update
Periksa pembaruan driver
Pengguna dapat melakukan beberapa langkah untuk menjaga stabilitas.
Hapus aplikasi yang tidak diperlukan
Nonaktifkan startup apps berlebih
Bersihkan file sampah
Gunakan antivirus terpercaya
Perangkat dengan spesifikasi minimum jauh lebih stabil menjalankan Windows 11.
RAM minimal 8 GB
Prosesor generasi ke-8 atau lebih baru
Menggunakan SSD
TPM 2.0 aktif
Windows 11 membawa banyak inovasi, namun tidak lepas dari berbagai masalah yang memengaruhi kenyamanan pengguna. Pembaruan menjadi faktor krusial untuk menjaga keamanan, performa, dan stabilitas sistem. Dengan update rutin dan optimasi perangkat, pengguna dapat memaksimalkan potensi Windows 11 seiring perbaikan yang terus dilakukan Microsoft.
Gudang Robot sebagai marketplace para pembisnis menyediakan tools dan software untuk membantu meningkatkan efisiensi dan omset Anda.